Sabtu, 04 April 2020
Nurul fikri is the best
_Nurul fikri is the best_
Kalau boleh saya bercerita, tanggal 21 Juli 2019 menjadi hari yang bersejarah bagi para santri baru tahun ajaran 2019-2020.Pasalnya semua santri ini merupakan orang-orang terpilih, yang telah berjuang sesuai kemampuan, sehingga lulus seleksi tahap satu dan dua. Atas perjuangan itu, mereka berhak sekolah di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Nurul Fikri, yang memiliki program khusus yaitu tahfiz Al-Quran.
SMPIT Nurul Fikri Boarding School Aceh beralamat di jalan Groot, Desa Lhang, Darul Kamal, Aceh Besar. Sekolah berbasis pesantren ini telah berdiri sejak tujuh tahun silam, tepatnya tahun 2013 hingga sekarang. Nurul Fikri (NF) telah melahirkan generasi-generasi bergaransi islami, yang mampu menghafal Quran secara utuh.
Demi menciptakan lulusan handal dan berkualitas, NF menetapkan jadwal khusus, yang berbeda dengan program pondok pesantren lainnya.
Misalnya, pada pukul 04:00 dini hari, santri sudah dibangunkan oleh kakak kelas yang bertugas sebagai piket harian. Dalam bahasa dayah tradisional disebut _areh_ .
Setelah areh membangunkan santri, para santri langsung mengambil perlengkapan mandi sambil berlarian menuju kamar mandi. Memang, hampir setiap pukul empat malam kami berlomba-lomba ke kamar mandi, agar mendapatkan antrian pertama. Sebab krisis air. Mungkin hampir seluruh pesantren yang ada asramanya pasti bermasalah dengan air. Dan yang merasa jadi santri pastikan pernah mengalami kondisi ini.
Usai mandi mereka berpakaian seragam sekolah, lalu dilapisi dengan baju satu lagi, biasanya baju juba. Tujuannya agar nanti pagi-pagi tidak telat masuk ke kelas.
Sebelum azan Subuh berkumandang, musala sudah dipenuhi oleh santri, yang melaksanakan salat tahajud. Biasanya salat yang kerap diamalkan oleh orang-orang saleh ini kami tunaikan sekitar 20 menit sebelum waktu Subuh. Sedangkan sisa waktunya dimanfaatkan untuk menghafal dan menyetor hafalan pada ustaz bidang tahfiz.
Setelah Subuh berakhir, pada pukul 07:00 pagi, penyedia nasi _catering_ akan membunyikan klaksonnya di Gazebo, yaitu tempat makan santri NF. Biasanya menu pagi terdiri dari ikan teri plus tempe. Hampir setiap hari kami menikmati nasi sederhana itu. Walau santapan terkesen kurang gizi, namun daya nalar dan prestasi santri NF cukup membanggakan.
Setelah makan, semua santri bergegas menuju kelas, yang terletak di lantai dua. Bel berbunyi pada pukul 80:00, tetapi semua pelajar NF sudah masuk ruangan, menunggu guru tiba di kelas, lebih kurang setengah jam sebelum bel berdering.
Sesuai namanya, Nurul Fikri berarti cahaya intelektual, bijaksana, cerdik dan cerdas. Buktinya NF setiap tahun mencetak para penghafal quran. yang _insyaallah_ ke depan akan memimpin negeri ini, bahkan dunia. Rasanya tidak berdosa bercita-cita demikian tinggi.
Nurul Fikri sudah berhasil mencetak hafiz 30 juz Al-Quran, dan beberapa lainnya akan menyusul. Mudahan penulis dan semua santri juga mampu berbuat hal yang sama.
Nurul Fikri dipimpin oleh seorang mudir, Tgk Afrial Hidayat LC, MA. Sedangkan pembina Yayasan Nurul Fikri Aceh yaitu ustaz Makhyaruddin Yusuf. Sedangkan kepala SMP ustaz Fadrul Mizan. Mereka motor penggerak, dan menciptakan konsep agar NF terus berjaya.
NF memiliki program unggulan, yang membuat emak-emak berbondong-bondong ingin menyekolahkan anaknya di pesantren tersebut, karena memiliki program khusus menghafal Quran. Dalam sehari ada dua kali pertemuan kelas tahfiz, yaitu usai Subuh dan bakda Isya. BAGAIMANA KONDISI SAAT MENGHAFAL?
Untuk targetnya, di sini memfokuskan satu hari itu satu halaman. Jadi santri dituntut menghafal Quran satu halaman per hari.
Sekali pertemuan wajib menyetor tujuh baris, sisanya dilanjutkan pada tatap muka ke dua. Secara umum, santri wajib menghafal hingga 10 Juz, kalau lebih ya lebih bagus dan harus di tingkatkan.
Jika ada yang bertanya tentang ijazahnya bagaimana? Tidak usah khawatir bagi orang tau yang ingin menyekolahkan anaknya di Nurul Nikri, sebab dayah sekalian sekolah ini memiliki dua ijazah. Satu ijazah sekolah dan yang satunya lagi ijazah spesial hafalan. Tentu ini nilai lebih yang kadang tak dimiliki oleh lembaga pendidikan lain.
Berhubung saya santri Nurul Fikri komplek putra, maka saya akan menceritakan semuanya yang ada di komplek putra, maaf untuk yang putri.
Dayah Nurul Fikri bisa dibilang sekolah elite, dengan fasilitasnya yang memadai. Tak tanggung-tanggung, untuk bisa sekolah di sini memerlukan biaya masuk sebesar RP.8.500.000.00_ dan untuk SPP per bulannya berkisar Rp. 1.500.000.00. Nominal yang lumayan tinggi membuat kurangnya remaja yang bersekolah di NF, dan masyarakat di luar jarang mengetahui lokasi NF. Padahal NF ada di pinggiran gunung, sehingga suasana amat asri.
Namun demikian, orang tua tetap menginginkan anaknya menuntut ilmu di tempat berkualitas. Soal biaya tidak perlu risau. Pepatah Aceh mengatakan "menyo keu aneuk nah ule jeut ku peubloe asai jeut ijak sikula", artinya kalau untuk anak, kepala juga bisa ibu jual, asalkan dia bisa sekolah.
Berbicara mengenai fasilitas, tentunya setiap orang menginginkan kenyamanan. Begitu juga di NF, mempunyai fasilitas infrastruktur seperti: 8 unit asrama yang tiap asramanya dihuni oleh 16 santri dan 1 ustaz sebagai wali asrama. Juga dilengkapi dengan AC. Selain itu juga memiliki 5 kelas dengan kapasitas 28 santri/kelas, 2 ruang laboratorium, 1 perpustakaan, 4 blok kamar mandi yang tiap bloknya memiliki 8 unit kamar mandi. 1 mini market, 3 unit Gazebo, 2 ruang kantor guru. Dan juga ada waduk yang airnya murni dari gunung lho!
Selain itu NF juga memiliki 3 lapangan yang cukup luas. Di antaranya adalah lapangan bola, disertai track lari di sisi lapangan. Lapangan badminton dan lapangan voli. Karena faktor tersebut lah yang membuat anak laki-laki memaksakan emak dan ayahnya agar si anak dapat belajar dibsekolah tersebut.
Selanjutnya, ada program pendukung yang lumayan menghibur, tiga di antaranya adalah nonton bareng (nobar) yang dilaksanakan setiap malam Minggu. Pada malam itu semua santri setelah shalat Isya berhamburan kembali ke asrama. Mereka cepat-cepat mengganti pakaian dan menyiapkan sepasang bantal tidur dan guling untuk dibawa ke musala, sebagai persiapan nobar. Jadi serasa kayak di bioskop, lah namanya juga anak pesantren, malam Minggunya dengan guling dan film.
Nah, program yang kedua adalah muhadarah atau lebih dikenal malam pertunjukkan bakat untuk melatih mental santri. Yang terakhir kelas mentoring setiap hari Jumat.
Sedangkan untuk ekstrakurikuler (ekskul) di antaranya Pramuka, karate, memanah dan esai. Semua santri diwajibkan memilih salah satunya, sesuai dengan bakat dan minat. Saya sendiri memilih kelas esai bersama beberapa teman lainnya.
Ngomong-ngomong ada yang ingin tau nggak sistim pembelajaran sekolahnya? Ya jelaslah semuanya berbeda. Di sini cuma dua belas pelajaran yang diajarakan, mulai dari bahasa arab, bahasa inggris, bahasa indonesia, fisika, matematika, biologi, PPKn
, sbk, pai, pjok, prakarya dan IPS.
Di Nurul Fikri dewan guru biasanya dipanggil ustaz atau ustazah, mereka merupakan guru-guru berprestasi yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan. Di antara guru favorit saya adalah ustazah Cut Fa, Nisa, Amiyati dan Maya. Sedangkan ustaznya seperti Ustaz Arsil, Ridho Fatwa, Ariza, Rahmad Redha dan ustaz Musmal.
Kembali ke masalah kedisiplinan. Tentunya semua orang tua menginginkan anaknya disiplin. Anda tahu sendiri kan ada pepatah mengatakan, "Disiplin kunci kesuksesan". Untuk mendidik santrinya agar disiplin, Dayah Nurul Fikri juga menegaskan, jika ada yang telat keluar pagar, masuk musala untuk shalat, tidak jamaah, tidak shalat, berbicara kotor dan sebagainya, semua pelanggaran itu akan mendapatkan sanksi tegas yang akan dieksekusi pada malam hari.
Nah, sidang pembaca sekalaian, NF juga kerap mengadakan lomba. Siapa yang mau memenangkan lomba? ya tentu semuanya juga mau. Begitulah semangat dan harapan santri NF, setiap akhir bulan akan diadakan liga antar asrama yaitu Best Cup, pertandingan bola kaki dengan piala bergilir. Inilah yang paling ditunggu santri laki-laki. Saya sendiri kurang suka dengan dunia olahraga, apalagi main bola, ya namanya juga manusia pasti ada kelebihan dan kekurangan.
Karena semua hal itulah yang membuat saya makin betah di Nurul Fikri. Kalau netizen tidak percaya, silakan saja coba nginap di NF satu malam.
Langganan:
Postingan (Atom)
Nurul fikri is the best
_Nurul fikri is the best_ Kalau boleh saya bercerita, tanggal 21 Juli 2019 menjadi hari yang bersejarah bagi para santri baru tahun aja...